my KUTAI TIMUR

Home » Politik » Parpol Rebutan 40 Kursi DPRD Kutim

Parpol Rebutan 40 Kursi DPRD Kutim

[Sangatta]: Partai peserta Pemilu Legislatif 2014 akan bersaing memperebutkan 40 kursi DPRD Kutai Timur di lima daerah pemilihan (dapil). Ada penambahan 10 kursi dibanding Pemilu 2009 yang memperebutkan 30 kursi. Menurut Ketua KPU Kutim, Mardianto, Sabtu, penetapan 40 kursi di DPRD Kutim itu berdasarkan Keputusan KPU Nomor 115/Kpts/KPU/TAHUN 2013.

Kemungkinan, peserta Pemilu 2014 akan diikuti 12 parpol, setelah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dinyatakan sah sebagai peserta Pemilu 2014 oleh PT TUN, dua hari lalu. Nama-nama Parpol selengkapnya Partai Nasdem, PKB, PKS, PDIP, Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, PPP, Hanura, dan PBB. PKPI sendiri masih belum disahkan secara resmi oleh KPU.

Lima dapil Kutim adalah Dapil Kutim 1 meliputi Kecamatan Sangatta Utara A dengan jumlah penduduk 64.176 jiwa dan memperebutkan 6 kursi. Dapil Kutim 2 meliputi Kecamatan Sangatta Utara B dengan jumlah penduduk 77.475 jiwa dan memperebutkan 7 kursi. Dapil Kutim 3 meliputi Kecamatan Bengalon (39.973 jiwa),
Kecamatan Sangatta Selatan (37.274 jiwa), Kecamatan Teluk Pandan (21.392 jiwa), dan Kecamatan Rantau Pulung (10.005 jiwa), untuk memperebutkan 10 kursi.

Kemudian Dapil Kutim 4 yang meliputi delapan kecamatan, yaitu Muara Ancalong (17.088 jiwa), Muara Wahau (26.797 jiwa), Muara Bengkal (19.427 jiwa), Busang (7.275 jiwa), Telen (10.699 jiwa), Batu Ampar (6.961 jiwa), Kongbeng (23.358 jiwa), dan Long Masengat (8.377 jiwa). Dapil ini memperebutkan 21 kursi DPRD Kutim. Sedangkan untuk Dapil Kutim 5 akan memperebutkan 6 kursi yang tersebar di 5 kecamatan kawasan pesisir, yaitu Sangkulirang (22.046 jiwa), Kaliorang (15.037 jiwa), Sandaran (10.331 jiwa), Kaubun (11.625 jiwa), dan Karangan sebanyak 15.355 jiwa.

Beberapa pengurus parpol tidak terlalu merisaukan pembagian dapil. Ketua DPC Partai Demokrat Kutim, Alfian Aswad, keputusan KPU tentang dapil harus didukung, dan partainya menyatakan siap meraih sukses di Pemilu 2014. Sebelumnya beberapa parpol di KUtim mengusulkan ada enam dapil di daerah itu. Hal sama dikemukakan pengurus DPC Partai Hanura, HM Mastur Djalal. “Itu urusan pemerintah dan KPU,” katanya.

Ketua DPC PKPI Kutim, Harpandi, juga tidak mempersoalkan pembagian dapil. Menurutnya, yang menentukan seseorang menjadi anggota DPRD adalah rakyat. Jika rakyat memilih, maka calon akan duduk sebagai wakil rakyat, dan banyaknya dapil tidak akan memengaruhi pilihan rakyat, katanya. [as]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Just To Inform

085883568081
05.00 pm
March 2013
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: